Monday, April 18, 2011

Kalau kejahatan berbalas kejahatan itu Dendam

kalau air mata mampu membasuh segala dosa  biarlah ku menangis hingga kabur pandangan mataku.   kalau boleh ku luahkan apa yang terbuku dalam hati sanubariku yang menjadi beban hidup ku  . ingin ku luahkan segalanya . Namun selalu ku ingatkan  sekeping hati ini, dalam dunia yang fana ini, segalanya milik Tuhan dia Maha mengetahui apa yg terkandung dalam hati sanubari.


sayang ketahuilah ,  apa yang ada padaku hanya sekeping hati , apa yang ku simpanan dalam hatiku hanya sebuah cinta yang ingin ku abadikan untuk si dia yang mencintai.

Kalau pun si dia buat ku sedih , buat hati ku menjauh. buat hati kecil ku terusik sampai bila hidup yang tak kekal lama ini , sampai bila kesenangan dan dunia ini   , sampai bila hidup yang sementara ini   selagi masih bernafas selagi  esok matahari masih menyinar. ku tak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan ,  ku tak pernah ingin  membalas apa pun jua, walau maruah terinjak rendah ,ku tak ingin jadi pendendam . walau ku simpan segalanya dalam hati . namun  kemaafan dendam terindah. kita manusia biasa , hidup di dunia tak kekal lama. apa gunanya membalas dendam apa gunanya  mencipta pembalasan apa guna memuaskan hati yang akhirnya membawa mati.


Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah. Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan. Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri – ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara."
(Kahlil Gibran)




 bialah ku nanti sejalur sinar, yang pasti takkan pudar, dalam diri ini ada kepercayaan bahawa Allah tak pernah hampakan  ku.  selagi ku masih penuh pengharapan.